JAKARTA - Akibat pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Adi Bing Slamet di media massa, Eyang Subur mengaku mengalami kerugian sebesar Rp10 miliar per bulan.

Hal tersebut diungkap oleh Abu Bakar J Lamatopo, selaku kuasa hukumnya. Menurut Abu Bakar, sejak Adi membuat berbagai pernyataan, kegiatan Eyang Subur jadi terganggu. Paling tidak, Rp5-Rp10 miliar hilang dalam sebulan.

"Kerugian materi, dengan itu (fitnah yang dilontarkan Adi) kegiatan usaha Eyang terganggu, dihitung sangat besar. Usahanya ada usaha rumah produksi, punya usaha menjahit yang dilakukan orang-orangnya menjadi terganggu. Minimal sebulan Rp5-Rp10 miliar hilang," ucap Abu Bakar di Polda Metro Jaya, Jumat 17 Mei 2013.

Abu Bakar mengungkapkan kliennya tidak hanya mengalami kerugian dari segi materi namun juga dari segi moril. Menurutnya, pernyataan Adi yang selalu memojokkan Eyang Subur, adalah pembunuhan karakter yang tidak dapat dihiraukan.

"Apa yang disebarkan Adi secara sepihak dan mentransmisi ke semua pihak dan pembunuhan karakter. Yang diderita Eyang Subur dan keluarga itu, kerugian materil dan moril yang tak ternilai," tukasnya.

Sumber