Yamaha resmi memperkenalkan penantang motor sport 250 cc lewat sebuah prototipe berjuluk Yamaha R25. Debut perdana Yamaha R25 dilakukan di ajang Tokyo Motor Show yang berlangsung di Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang.

Versi prototipe Yamaha R25 masih sangat kental dengan aura YZF-M1 tunggangan Valentino Rossi yang menjadi DNA-nya. Banyak kalangan yang mulai membayangkan seperti apa versi produksi motor sport berlambang garputala itu.

Yutaka Terada, Marketing Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pernah mengatakan motor yang dijadwalkan mendarat di Tanah Air pada semester 1 tahun depan ini tidak banyak berubah dari versi prototipenya.

"Tampang tidak akan berubah banyak, namun detailnya memang berbeda-beda. Mungkin 80 persen akan mirip dengan yang di Tokyo," jelasnya saat itu.

TMC Blog asuhan Taufik mencoba memberi gambaran dengan memposting hasil rendering Yamaha R25 versi produksi. Dalam foto tersebut motor sport ini kini sudah memiliki sepasang lampu yang ditempatkan di samping air scoop yang cukup besar.

Selain itu, spion dan lampu sein juga telah terpasang. Di sisi buritan, tidak lagi nampak model jok single seater melainkan diganti model split seat. R25 hasil render ini juga telah menggunakan spakbor belakang yang berperan sebagai dudukan tempat pelat nomer dan lampu sein.

Perubahan terakhir yang terlihat berada pada saluran gas buang. Jika prototipe R25 menggunakan knalpot balap Akrapovic, namun pada model produksi ini menggunakan knalpot standar mirip YZF-R6.

Sebagai informasi, Yamaha R25 memiliki dimensi panjang sebesar 2.000 mm dengan lebar 720 mm, dan tinggi 1.140 mm. R25 ini dibekali dengan mesin 249cc, 2 silinder segaris, 4 tak, perbendingin cairan dan sudah mengaplikasi sistem injeksi. Tenaga besar yang dihasilkan jantung pacunya ditransfer ke roda melalui transmisi 6 percepatan.

sumber