Bapak dari seorang siswi kelas X SMA 114 Pedongkelan, Cilincing, tampak hadir di halaman pendopo Balai Kota, Jakarta. Sedang apa ya dia?

Rikan Waluyo (37), warga Jalan Kebun Kelapa Tinggi, RT 017 RW 08, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur itu ingin mengadukan nasib sekolah anaknya, Sindi Permatasari (16) yang diharuskan membayar sejumlah uang agar bisa pindah sekolah.



Anak pertamanya dari enam adiknya itu ingin pindah dari SMA 114 Pedongkelan, Jakarta Utara ke SMA 31 Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur.

"Supaya lebih dekat dari rumah. Tapi di sekolah yang mau pindah ini saya malah dimintain Rp12 juta buat biaya administrasi masuk. Katanya itu sudah lumrah buat anak baru masuk," cerita Rikan, di Balai Kota, Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Sebelumnya, sekuriti di sebuah pusat perbelanjaan di bilangan Rawamangun, Jakarta Timur itu mengungkapkan Sindi telah mengikuti ujian seleksi masuk dan dinyatakan lulus seleksi tersebut.

"Yang minta Kepala TU, Pak Zaenal. Pertama kan Rp12 juta, saya negosiasi jadi Rp10 juta. Akhirnya kemarin ngobrol melalui telpon turun jadi Rp5 juta. Sementara saya hanya sanggup bayar sekira Rp1 juta," terangnya.

KLIK DI SINI